website hit counters

Meiga dwi
Kelok lima

Dua musibah yang terjadi di kelok lima, telah menyeret seorang wartawan menelusuri kehidupan masyarakat pedalaman. Tidak terhindarkan, ia pun berusaha mencari jawab atas kehadiran sosok peri wanita telanjang . ternyata , peri itu, cucu seorang dukun yang mati tergantung diri. Konon, arwah wanita hamil yang bunuh diri, bakal terus gentayangan.
Lalu mengapa ia bunuh diri ? siapa yang menghamilinya ? bagaimana pula kaitannya dengan dua kecelakaan tadi? Wartawan itu pun berusaha mencari jawabannya, meski itu terpaksa membuatnya berurusan dengan banyak orang hingga sampai pada diri anak seorang pengusaha terkaya di Palembang. Apakah dia harus membela peri wanita telanjang atau berpihak pada pengusaha kaya raya itu ?
        Sebuah kisah yang sungguh memukau. Alur yang mengalir seperti laju air sungai, terkadang temaram menyejukkan atau deres mencekam .

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog