website hit counters

Raka Satriatama
Lelaki tua dan laut

Santiago, seseorang lelaki tua penangkap ikan di arus teluk Meksiko sudah delapan puluh empat hari melaut namun sialnya selama itu ia tidak berhasil menangkap seekor ikanpun. Awalnya ia ditemani oleh seorang anak laki-laki bernama Manolin. Tetapi setelah empat puluh hari berlalu tanpa seekorpun ikan yang berhasil di tangkap, orang tua anak laki-laki itupun menyuruhnya untuk ikut pada perahu lain.
Walau tak ada yang menemaninya, lelaki tua itu tetp pergi melaut seorang diri, ia percaya bahwa di hari ke delapan puluh lima ia akan mendapatkan keberuntungan. Setelah dengan sabar menunggu, akhirnya keberuntungan itu memang datang, umpannya dimakan juga oleh seekor ikan marlin yang besar. Namun ikan itu tak menyerah begitu saja, alih-alih terseret oleh kail, ikan itu menyeret perahuyang ditumpangi lelaki tua sambil berputar-putar di sekeliling perahunya. Tak ada kata menyerah dalam kamus hidupnya, dengan sisa-sisa kekuatan yang dimilikinya dan kesabaran yang luar biasa ia menunggu ikan itu menyerah, naik ke permukaan sehingga ia dapat membunuhnya.
Kesabaran dan keuletannya harus di bayar dengan tangannya yang terluka dan kram karena harus terus menerus memegang tali pancing dan menahannya dengan punggungnya. Setelah berhari-harimenunggu akhirnya ikan itu menyerah dan menyebur ke permukaan , seketika itu juga ditengah kelelahannya lelaki tua itu berhasi mengait ikan besar itu ke pinggir perahu dan membunuhnya dengan besi tajam. Kini si lelaki tua kembali harus berjuang untuk membunuh dan mengusir ikan-ikan hiu itu guna menyelamatkan ikan tangkapnya yang yang telah ia peroleh dengan susah payah dan belum tentu semua orang yang seusianya dapat melakukannya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog